Cara Service Mesin Jahit Penyebab Benang Sering Putus

Cara Service Mesin Jahit Penyebab Benang Sering Putus

1. Benang jahitan atas sering putus.
Penyebab gangguan antara lain, pertama karena benang jahit menyangkut akibat menjahit dengan arah yang salah (putaran kebalik).  Penyebab kedua memasang jarumnya terlalu kebawah, ini bisa menyebabkan ketegangan benang terlalu besar dan mudah putus. Penyebab ketiga benang terlalu kasar atau terlalu halus, tidak sesuai dengan jenis kain yang dijahit, serasikan antara benang dan kain yang dijahit,jika kain yang di jahit bahan nya tebal sebaik nya gunakan benang yang bagus,  serta nomer jarumnya gunakan no 16,

Solusi:

  • Pastikan putaran roda mesin tidak terbalik meski hanya sebentar (beberapa putaran)
  • Pastikan posisi jarum mesin jahit sudah tepat pada tempatnya, tidak terlalu tinggi tidak terlalu rendah.
  • Sesuaikan nomor benang dan nomor jarum sesuai dengan kain yang dijahit.


2. Benang jahit bawah sering putus
Penyebab gangguan antara lain benang bawah digulung pada spul/kumparan dengan tidak rapi, tegangan benang pada sekoci terlalu besar, atau putaran benang bawah kebalik (seharusnya putaran kumparan benang berlawah pada arah jarum jam), atau sebab lain jalur benang tidak sempurna melewati rumah sekoci. Dan kendorkan baut yang di sekoci jika terlalu seret maka akan mudah putus.

Solusi:

  • Periksa pemasangan spul benang pada sekoci, bila benang ditarik pastikan arah putaran spul berlawanan arah jarum jam
  • Pastikan jalur benang bawah sudah terpasang melewati rumah sekoci dengan benar


3. Hasil jahitan tidak kuat/ kendur.
Hasil jahitan kendur karena benang atas dan bawah tidak seimbang, kenceng sebelah.

Solusi:

  • Sesuaikan tegangan benang atas menjadi seimbang dengan tegangan benang bawah
  • Bila benang atas kendur, putar ke kanan pengatur tegangan benang atas, sampai hasil jahitan kuat dan kenceng rata.
  • Bila benang atas terlalu kenceng, putar ke kiri pengatur tegangan benang atas, sampai hasil jahitan kuat dan kenceng rata.
  • Hasil jahitan bisa kuat dan rata bila ketegangan benang atas dan ketegangan benang bawah seimbang, sama seretnya, pada tingkat keseretan yang pas.


Cara Service Mesin Jahit Penyebab Benang Sering Putus


Baca juga :
7 Tips Merawat Mesin Jahit Yang Benar
Cara Service Mesin Jahit Secara Benar
Penyebab Jahitan Langkah-Langkah (tidak rata)

4. Kain hasil jahitan mengerut secara merata
Penyebab gangguan karena tegangan benang terlalu kuat.  Lazimnya disebabkan karena ada kesalahan memasang benang bawah, bisa spul kebalik atau benang tidak melewati jalan yang benar sehingga ketegangan benang bawah terlalu kuat, tetapi diimbangi dengan memutar pengatur ketegangan benang atas sampai seimbang ketegangan benangnya.  Akibatnya ketegangan benang atas dan bawah bisa seim-bang tetapi terlalu kuat ketegangan benangnya, hasil jahitan yang terlalu kuat bisa membuat kain hasil jahitan berkerut-kerut merata sepanjang jahitan.

Solusi:

  • Periksa kembali sekoci mesin, pastikan posisi benang bawah sudah mapan tidak terlalu seret tarikannya
  • Putar ke kiri pengatur ketegangan benang atas sampai keseimbangan ketegangan benang serasi dengan benang bawah.


5. Kain hasil jahitan mengerut tidak merata (kerutannya loncat-loncat)
Penyebab dari gangguan ini karena jarum mesin jahit sudah tumpul, sudah tidak tajam lagi.  Ketika jarum jatuh disela kain yang dijahit, hasilnya jahitan normal. Tetapi ketika jarum yang tumpul tepat jatuh pada posisi benang anyaman kain, maka kain akan tertarik ikut benang tumpul, dan terjadi kerutan, karena itu kerutannya meloncat-loncat.

Solusi:

  • Ganti jarum mesin jahit dengan yang masih tajam, jarum mesin yang berkualitas lebih lama tajamnya.


5. Mesin tidak lancar dan berisik.
Penyebab dari gangguan ini karena mesin jahit kering kurang minyak pelumas, atau ada sisa benang-benang lepas yang tersangkut di mesin atau ada penumpukan debu dan sisa serat kain pada gigi mesin.

Solusi:

  • Bersihkan mesin jahit dari serat-serat kain dan benang yang tertinggal diseputar gigi-gigi mesin meng-gunakan kuas.
  • Beri minyak pelumas pada throat plate (penutup gigi) dengan pelumas yang berkualitas baik.
  • Bila perlu, sebelum membersihkan mesin lepaskan dulu penutup gigi dengan melepaskan dua baut yang terpasang di penutup gigi.
  • Beri minyak pelumas pada bagian-bagian mesin yang menimbulkan gesekan pada waktu mesin sedang berputar.

Sekian ulasan tentang Cara Service Mesin Jahit Penyebab Benang Sering Putus semoga bermanfaat dan tetap semangat menjahit ciptakan karya karya desain baju terbaru yang indah.

Related Posts:

20 Responses to "Cara Service Mesin Jahit Penyebab Benang Sering Putus"

  1. thanks for sharing,this article is good...

    ReplyDelete
  2. wah informasi yang sangat bermanfaat gan thanks berat deh

    ReplyDelete
  3. Terima kasih banyak infonya... Bermanfaat banget bagi saya yg masih belajar

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sama gan, semoga membantu meskipun tulisan nya acak acakan ya hehehe

      Delete
  4. Dicoba. Smoga g putus lg benangx. Trimksh

    ReplyDelete
  5. sangat membantu
    makasih gan.....

    ReplyDelete
  6. Agan, kalau benang numpuk atau bundeli dibagian bawah caranya bagaimana?

    ReplyDelete
  7. pastikan arah mutar benang pada spul nya benar mas, jangan terbalik arah mutar benang nya

    ReplyDelete
  8. Terima kasih, sudah normal kembali. Maklum mau belajar menjahit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sama, jangan sungkan untuk bertanya lagi jika ada permasalahan lain nya mengenai permasalahan seputar mesin jahit

      Delete
  9. Kalau mesin sering eror gmn cr memperbaiki

    ReplyDelete
  10. Kalo berkali2 benang atas putus. Kpn ya, pdhal saya sdh ikuti petunjuk diatas. Mohon bantuannya bro...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mbak fatmawati : kalo untuk mesin jenis juki, typical, itu sarangan nya harus di ganti, di sini harga nya 80.000 , kalo boleh tau mesin jenis apa ya punya mbak fatma ?

      Delete
  11. Saya punya mesin jahit portable merk brother..benang sering putus..masalahnya dimana ya?sudah diikuti petunjuk diatas..tp ttp begitu terus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mas Andy : apa sudah di coba ganti jarum ? lalu tension benangnya apa sudah di coba di kurangi atau di tambai ? kalo tetep putus putus coba naikkan posi jarumnya , kalo tetep ganti turunkan posisi jarumnya, kalo tetep juga maka tukang servislah solusinya

      Delete